News  

Di Tengah Isu Miring, Prabowo Malah Bercanda: “Yang Presiden Saya, bukan Teddy!”

KabarAktual.id — Momen tak biasa terjadi saat peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan Monas, Jakarta. Presiden Prabowo Subianto melontarkan candaan yang langsung disambut riuh massa buruh.

Peristiwa itu bermula saat Prabowo membuka pidatonya dengan menyapa sejumlah pejabat negara yang hadir, termasuk Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. “Sekretaris Kabinet RI, Letkol…,” ucap Prabowo dari atas mimbar, Jumat (1/5/2026).

Logo Korpri

Namun, sebelum nama lengkap disebut, teriakan antusias dari massa—terutama kelompok emak-emak—langsung menggema. Prabowo pun menghentikan sejenak pembacaan pidatonya dan menoleh ke arah penonton.

“Belum saya sebut nama, kalian sudah teriak. Yang teriak emak-emak semuanya,” ujar Prabowo, disambut gelak tawa.

Baca juga: Video Ultah “Mayor Teddy” di Paris yang Dirayakan Prabowo Banjir Komentar tak Senonoh di TikTok

Tak berhenti di situ, ia kemudian melontarkan celetukan yang memancing sorakan lebih keras. “Eh, gue Presidennya, bukan dia. Gue Presidennya,” katanya sambil menunjuk dirinya sendiri.

Candaan tersebut disambut tawa dan tepuk tangan meriah dari massa buruh yang memadati kawasan Monas.

Di atas panggung, sejumlah tokoh buruh dan pejabat negara tampak tersenyum melihat interaksi tersebut, di antaranya Presiden KSPI Said Iqbal, Ketua Umum KSPSI Andi Gani Nena Wea, Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban, serta Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat.

Setelah suasana kembali kondusif, Prabowo melanjutkan pidatonya dan menyebut nama lengkap Teddy. “Sekretaris Kabinet RI Letnan Kolonel Teddy Indra Wijaya,” ucapnya, kembali disambut tepuk tangan.

Acara May Day 2026 ini juga dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Ketua MPR Ahmad Muzani, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, serta Kepala Staf Presiden Dudung Abdurachman.

Momen candaan ini menjadi selingan ringan di tengah agenda resmi peringatan Hari Buruh, sekaligus menunjukkan kedekatan suasana antara Presiden dan massa buruh yang hadir.

Pernyataan Amien Rais

Pada 30 April 2026, mantan Ketua MPR Amien Rais memuat konten video di Chanel YouTube @amienraisofficial. Dalam tayangan yang kini tidak bisa diakses lagi tersebut, Amin Rais menjelaskan tentang skandal moral di Istana.

Meski hanya sempat tayang dalam waktu singkat, video YouTube pernyataan Amien Rais itu mendapatkan ribuan like dan komentar.

Dalam video yang sudah tidak ditayangkan lagi itu, Tokoh senior Partai Ummat melontarkan pernyataan keras yang ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto. Secara terbuka ia meminta Presiden segera memecat salah satu orang dekatnya, yakni Teddy (Mayor Teddy), dengan menyinggung isu orientasi seksual.

Amien Rais menegaskan bahwa keberadaan figur tersebut di lingkungan istana dapat memberikan citra negatif bagi pemerintahan yang baru berjalan.

Amien Rais dalam pernyataannya menekankan beberapa poin krusial seperti meminta Presiden Prabowo bertindak tegas untuk memberhentikan Teddy dari jabatannya di lingkaran kepresidenan. Amien Rais juga menyebutkan alasan yang menyasar ranah pribadi, yakni menuduh adanya penyimpangan orientasi seksual (gay) sebagai dasar ketidaklayakan posisi tersebut.

Amien mengklaim bahwa langkah ini diperlukan demi menjaga marwah (martabat) kepemimpinan nasional dan kepercayaan konstituen pendukung pemerintah.

Tayangan video Amien Rais tentu saja membuat gerah pihak lawan politik. Sebuah kelompok yang menamakan diri Arus Bawah Prabowo (ABP) sedang menyiapkan langkah hukum terhadap Amien Rais.[]

Logo Korpri Logo Korpri