Sejumlah kosa kata bahasa Aceh mulai asing dari pendengaran. Kebiasaan komunikasi generasi masa kini, terutama di perkotaan atau mereka yang berorientasi kota, menggunakan bahasa Indonesia menyebabkan banyak kosa kata Aceh mulai hilang dan tidak dikenal lagi.
Salah satu kosa kata yang kurang terdengar pemakaiannya adalah jahét. Bukan terjemahan jahit (Indonesia).
Jahét berkaitan dengan nominal, dengan sesuatu yang mencapai angka maksimal di atas rata-rata.
Sebuah contoh ketika seorang petani mengatakan dengan rasa syukur bahwa hasil panennya melimpah tahun ini.
Alhamdulillah, jahét that hasé thon nyo (Alhamdulillah, hasil panen tahun ini melebihi sebelumnya).
Untuk hasil panen juga sering digunakan ungkapan “trok jakeut” untuk menggambarkan penghasilan yang mencapai target.








