KabarAktual.id — Universitas Syiah Kuala (USK) resmi mengukuhkan lima profesor baru dari Fakultas Teknik dalam Sidang Terbuka Senat Akademik Universitas di Gedung AAC Dayan Dawood, Kamis (30/4/2026).Prosesi pengukuhan dipimpin Ketua Senat Akademik Universitas, Prof. Dr. Abubakar, M.Si.
Lima profesor yang dikukuhkan masing-masing Prof. Dr. Ir. Syahrial, M.Eng., Prof. Dr. Anita Rauzana, S.T., M.T., Prof. Dr. Mirza Fuady, S.T., M.T., Prof. Dr. Zulfikar, S.T., M.Sc., dan Prof. Dr. Melinda, S.T., M.Sc.Pengukuhan ini menegaskan kekuatan baru USK di bidang strategis, mulai dari kecerdasan buatan (AI), perancangan kota berkelanjutan, teknologi infrastruktur, hingga keamanan sistem digital.
Baca juga: 17 Profesor ULM Dicabut Gelarnya
Rektor USK, Prof. Mirza Tabrani, S.E., M.B.A., D.B.A., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai, kehadiran para profesor tidak hanya menjadi simbol akademik, tetapi juga motor penggerak inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Menurut rektor, pengukuhan ini sangat istimewa karena seluruhnya berasal dari Fakultas Teknik. “Ini menunjukkan kontribusi besar fakultas dalam mendorong inovasi teknologi dan pembangunan berkelanjutan,” ujar Mirza.
Baca juga: Tren Profesor di USK; Jumlah Membludak tapi Minim Dampak
Dalam orasi ilmiah, masing-masing profesor memaparkan fokus keilmuan yang relevan dengan kebutuhan masa kini. Prof. Melinda menonjol dengan riset kecerdasan buatan untuk diagnosis gangguan spektrum autisme yang lebih cepat dan objektif, menandai kehadiran guru besar AI di USK.
Sementara itu, Prof. Mirza Fuady mengembangkan konsep perancangan kota berkelanjutan berbasis struktur hijau, memperkuat peran USK dalam bidang perencanaan kota dan pembangunan ramah lingkungan.
Di sisi lain, Prof. Syahrial mengangkat pentingnya sistem antena dalam mendukung konektivitas global, Prof. Anita Rauzana menyoroti efisiensi manajemen proyek konstruksi, dan Prof. Zulfikar mengkaji keamanan sistem elektronika di era Internet of Things (IoT).
Rektor menambahkan, peningkatan jumlah profesor menjadi bagian dari strategi besar USK dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia. Pada 2026, USK menargetkan pengukuhan puluhan profesor baru dari berbagai disiplin ilmu. “Melalui riset dan inovasi, USK tidak hanya menghasilkan ilmu pengetahuan, tetapi juga solusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan bangsa,” katanya.
Dengan tambahan lima guru besar tersebut, USK optimistis semakin memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi unggul yang adaptif dan berdaya saing, baik di tingkat nasional maupun global.[]












