KabarAktual.id – Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. PAZY Team, yang beranggotakan mahasiswa lintas disiplin dari Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), berhasil meraih medali emas pada ajang International Youth Business Competition (IYBC) 2026 yang digelar secara hybrid pada 10–12 Juni 2026.
Keberhasilan tersebut melanjutkan tren positif tim yang sebelumnya juga meraih medali emas pada Indonesia International Applied Science Project Olympiad (I2ASPO) 2025.PAZY Team terdiri atas Abdi Reda Wira Pratama, Muhammad Rifat, dan Anisatul Fatiha dari FKG, serta Dinda Yumna Nursyadrina dari FEB. Mereka berhasil memikat perhatian dewan juri melalui inovasi produk hand cream 3-in-1 bernama “PAZY”.
Produk tersebut dikembangkan sebagai solusi untuk mengatasi berbagai masalah kulit tangan akibat paparan bakteri serta penggunaan hand sanitizer yang berlebihan. Inovasi ini menggabungkan fungsi perlindungan, perawatan, dan pelembap dalam satu produk.
Keunggulan PAZY terletak pada pemanfaatan bahan-bahan alami yang berasal dari kekayaan hayati Indonesia. Produk ini menggunakan ekstrak buah jamblang dan daun kelor yang kaya akan senyawa antibakteri dan antioksidan. Formulasinya juga diperkaya dengan oat untuk menjaga kelembapan kulit serta minyak nilam sebagai pewangi alami.
Selain menawarkan manfaat kesehatan, produk tersebut juga dinilai memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan karena memanfaatkan bahan baku lokal yang mudah diperoleh.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Dr. Rina Suryani Oktari, S.Kep., M.Si., FRSPH, mengapresiasi capaian yang diraih PAZY Team.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa kolaborasi lintas disiplin ilmu mampu menghasilkan inovasi yang relevan dan berdaya saing global.
Dikatakan, capaian PAZY Team di kancah internasional ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa USK mampu mengintegrasikan keilmuan medis dengan strategi kewirausahaan secara apik. “Kami terus berkomitmen memberikan ruang dan dukungan penuh agar ide-ide kreatif berbasis riset seperti ini dapat terus berkembang dan bersaing di tingkat global,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan PAZY Team, Dinda Yumna Nursyadrina, mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil dari kerja keras tim dalam menggabungkan pendekatan ilmiah dengan analisis kebutuhan pasar.
Dindan dan tim ingin membuktikan bahwa sumber daya alam lokal seperti jamblang dan nilam memiliki potensi besar jika dikembangkan dengan pendekatan sains yang tepat. “Kemenangan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menyempurnakan PAZY agar dapat diproduksi secara massal dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Dinda.
Keberhasilan tim ini turut didukung oleh para dosen pembimbing, yakni drg. Sri Rezeki, Sp.PM., dan dr.drh. Santi Chismirina, M.Si. dari FKG, serta Fitrah Afandi, S.E., M.Si. dari FEB.
Prestasi yang diraih PAZY Team kembali memperkuat reputasi USK sebagai perguruan tinggi yang konsisten mendorong lahirnya inovator muda melalui riset dan kolaborasi lintas bidang, sekaligus mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional.[]












