KabarAktual.id — Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banda Aceh dalam beberapa pekan terakhir dipadati warga yang mengurus perubahan data pekerjaan pada dokumen administrasi kependudukan. Lonjakan ini diduga berkaitan dengan penyesuaian data untuk kebutuhan status desil dalam program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA).
Kepala Disdukcapil Kota Banda Aceh, Heru Triwijanarko, mengatakan jumlah pengunjung meningkat signifikan, dengan rata-rata mencapai 250 orang per hari. “Untuk dokumen yang diterbitkan sejak 1 hingga 29 April mencapai 11.466 dokumen. Perubahan yang paling banyak adalah status pekerjaan dari wiraswasta menjadi buruh harian lepas,” ujar Heru, Rabu (29/4/2026).
Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, angka tersebut menunjukkan lonjakan tajam. Pada Januari, Disdukcapil hanya menerbitkan 7.707 dokumen, Februari 5.734 dokumen, dan Maret 4.869 dokumen.
Baca juga: Warga Aceh Desil 8–10 tak Dapat JKA, Cek Keluarga Anda Masuk Desil Berapa Melalui Link Ini
Menurut Heru, peningkatan ini membuat pihaknya harus melakukan penyesuaian layanan guna menghindari penumpukan antrean. “Kami menambah petugas di sejumlah loket untuk mempercepat proses pelayanan. Harapannya, waktu tunggu masyarakat bisa lebih singkat dan layanan tetap berjalan optimal,” jelasnya.
Fenomena perubahan data pekerjaan ini menjadi sorotan karena berpotensi berkaitan dengan upaya masyarakat menyesuaikan kategori ekonomi dalam sistem desil, yang menjadi salah satu acuan dalam penentuan penerima manfaat program JKA. Mutasi status pekerjaan tersehut diperkirakan berdampak terhadap jumlah penduduk miskin di daerah ini.[]












