News  

Tak Ada Ampun! Rupiah Bercokol di Rp18.000

KabarAktual.id — Nilai tukar rupiah berada di angka Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS). Pada penutupan perdagangan Rabu (3/6/2026), rupiah melemah 127,50 poin atau 0,71 persen ke level Rp17.966.

Menteri Keuangan sekaligus Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) Purbaya Yudhi Sadewa menyerahkan penanganan pelemahan rupiah kepada Bank Indonesia (BI) di tengah nilai tukar yang terus tertekan hingga mendekati Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS).

Purbaya menegaskan stabilisasi nilai tukar merupakan kewenangan BI sebagai otoritas moneter. Namun, pemerintah siap meningkatkan koordinasi melalui KSSK apabila diperlukan, termasuk menggelar rapat cepat jika diminta bank sentral.

Menurutnya, pelemahan rupiah saat ini lebih banyak dipengaruhi sentimen dan spekulasi pasar daripada faktor fundamental ekonomi nasional. Berbagai isu yang beredar di pasar dinilai turut menekan pergerakan mata uang Garuda dalam beberapa hari terakhir.

Ia juga membantah kabar yang menyebut dirinya meminta perbankan melakukan simulasi atau stress test terhadap skenario rupiah menembus Rp18.000 per dolar AS. Purbaya menyebut pelemahan yang terjadi berlangsung mendadak dan dipicu dinamika pasar.

Meski demikian, KSSK tetap memantau perkembangan ekonomi dan sektor keuangan melalui rapat koordinasi rutin tingkat deputi setiap bulan. Purbaya menegaskan pemerintah saat ini fokus memperkuat fondasi ekonomi nasional karena kekuatan fundamental akan menjadi penentu utama arah pergerakan rupiah dalam jangka panjang.[]

bank aceh