width=

Dubes RI Tak Diizinkan Masuk ke Acara Pemakaman Khamenei

Prosesi pemakaman pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei (foto: reuter)

KabarAktual.id – Pemerintah Indonesia mengungkap alasan tidak mengirim utusan khusus ke persemayaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, di Teheran. Selain keterbatasan waktu, Indonesia juga terkendala aturan otoritas Iran yang hanya memberikan akses kepada pejabat dengan level di atas duta besar.

Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan Indonesia sebenarnya telah menerima undangan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang Khamenei yang disemayamkan di Grand Mosalla Teheran sejak Sabtu (4/7).

Pada awalnya, Pemerintah Indonesia menunjuk Duta Besar RI untuk Iran sebagai perwakilan resmi negara dalam prosesi tersebut.“Kita menerima pemberitahuan atau undangan mengenai acara tersebut. Pada saat itu, kita sudah mengatakan bahwa yang mewakili Pemerintah Indonesia adalah Duta Besar Indonesia yang ada di Iran,” kata Sugiono usai menyambut kedatangan Perdana Menteri India Narendra Modi di Bandara Halim Perdanakusuma, Senin (6/7).

Namun, pada 2 Juli lalu, pemerintah mendapat informasi dari pihak Iran bahwa akses ke area persemayaman hanya diberikan kepada pejabat dengan tingkat jabatan di atas duta besar.

Menurut Sugiono, perubahan ketentuan tersebut membuat Indonesia tidak memiliki cukup waktu untuk menyiapkan dan mengirimkan utusan pengganti. “Kita mendapatkan konfirmasi, Iran hanya akan memberikan akses kepada pejabat di atas dubes. Jadi kita juga tidak memiliki kesempatan untuk mengirimkan pengganti,” ujarnya.

Selain faktor waktu yang sempit, pemerintah juga tengah disibukkan dengan sejumlah agenda kenegaraan di dalam negeri. Beberapa pejabat yang berpotensi ditugaskan ke Iran juga memiliki jadwal yang tidak memungkinkan untuk melakukan perjalanan dalam waktu singkat.

Meski demikian, Kementerian Luar Negeri saat ini masih berkoordinasi dengan otoritas Iran agar Indonesia dapat menghadiri langsung prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (9/7).

Sugiono mengungkapkan pemerintah masih menunggu jawaban resmi dari pihak Iran. Jika mendapat persetujuan, ia direncanakan hadir bersama Ketua MPR RI Ahmad Muzani.

Sebelumnya, Duta Besar RI untuk Iran Rolliansyah Soemirat tetap menghadiri acara penghormatan dan doa bersama untuk Khamenei yang digelar di Grand Mosalla Teheran pada Sabtu (4/7). “Duta Besar RI Teheran bersama sejumlah WNI yang berada di Iran telah hadir pada acara penghormatan dan doa bersama Almarhum Yang Mulia Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran, yang digelar di Grand Mosalla Teheran,” demikian keterangan yang diunggah KBRI Teheran melalui akun resminya.

Dalam dokumentasi yang dibagikan KBRI, ribuan warga terlihat memadati kompleks masjid untuk memberikan penghormatan terakhir. Sejumlah pelayat tampak membawa bendera Iran serta foto mendiang Khamenei.[]

bank aceh