width=
News  

Mahasiswa KKN USK Edukasi Anti-Bullying di MTsN 5 Pidie Jaya

KabarAktual.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Syiah Kuala (USK) Kelompok 35 menggelar sosialisasi dan edukasi anti-bullying bagi siswa baru di MTsN 5 Pidie Jaya, Rabu (15/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gampong Kuta Pangwa tersebut dilaksanakan bertepatan dengan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (Matamuda) atau masa orientasi bagi peserta didik baru.

Program ini mendukung konsep MPLS Ramah yang diterapkan madrasah, yakni orientasi sekolah yang bebas dari kekerasan dan perpeloncoan.

Ketua Kelompok 35 KKN USK, Farid Ruswandi, bersama tujuh anggota tim lainnya memberikan edukasi mengenai berbagai bentuk perundungan, mulai dari bullying verbal, fisik, hingga siber, serta dampaknya terhadap korban.

Inisiator kegiatan, Cut Adila, mengatakan masa transisi dari sekolah dasar ke jenjang menengah pertama merupakan fase penting dalam pembentukan karakter remaja sehingga perlu dibarengi dengan pemahaman tentang bahaya perundungan. “Fenomena perundungan sering kali berawal dari candaan verbal yang tidak disadari batasannya oleh anak-anak. Melalui edukasi ini kami ingin siswa mampu mengenali berbagai bentuk bullying dan memahami dampak buruknya,” ujar Cut Adila.

Menurutnya, materi anti-bullying sangat relevan dengan semangat MPLS Ramah yang diusung MTsN 5 Pidie Jaya pada tahun ajaran baru ini.Sosialisasi dikemas secara interaktif melalui komunikasi dua arah dan diskusi kelompok. Para mahasiswa mengajak siswa membahas berbagai situasi yang berpotensi memicu perundungan di lingkungan sekolah sekaligus memberikan pemahaman mengenai cara merespons dan melaporkan kasus bullying kepada guru.

Selain itu, siswa juga dibekali keberanian untuk bersikap tegas terhadap tindakan perundungan dan membangun budaya saling menghormati di lingkungan madrasah. Kegiatan ditutup dengan deklarasi komitmen bersama seluruh siswa baru sebagai bentuk penolakan terhadap segala bentuk bullying.

Kepala MTsN 5 Pidie Jaya, Saifullah, S.Pd.I, mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN USK yang dinilai membantu madrasah mewujudkan masa ta’aruf yang edukatif dan ramah bagi peserta didik baru. “Kehadiran mahasiswa KKN sangat membantu kami mewujudkan masa ta’aruf yang benar-benar ramah dan mengedukasi. Pembekalan moral anti-bullying ini sangat relevan dengan dinamika remaja saat ini,” katanya.

Ia berharap pemahaman yang diberikan dapat menjadi fondasi bagi siswa untuk membangun lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai sejak hari pertama menempuh pendidikan di madrasah.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN USK Kelompok 35 berharap kesadaran terhadap bahaya perundungan dapat tertanam sejak dini sehingga MTsN 5 Pidie Jaya terus menjadi lingkungan belajar yang mendukung perkembangan akademik dan psikologis siswa.[]

bank aceh