KabarAktual.id – Sejumlah spanduk berisi kritik terhadap Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, yang juga menjabat sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Aceh, terpasang di beberapa titik di Kota Banda Aceh, Selasa (21/4/2026). Pantauan di lapangan, sedikitnya lima lokasi menjadi tempat pemasangan spanduk tersebut.
Keberadaan spanduk-spanduk itu menarik perhatian warga karena berisi pesan bernada protes terhadap kepemimpinan Salim Fakhry. Isi spanduk memuat berbagai kritik, mulai dari gaya komunikasi, sikap terhadap kritik, hingga cara memimpin pemerintahan.
Sejumlah tulisan juga menyinggung posisi Salim Fakhry sebagai kepala daerah dan pimpinan partai politik di Aceh.
Beberapa titik lokasi pemasangan spanduk di antaranya Simpang Surabaya, Jembatan Penyeberangan Orang Masjid Oman Lampriek, Simpang Tugu Mesra, serta kawasan Jembatan Lamnyong, Darussalam.
Di Simpang Surabaya, spanduk memuat tulisan seperti “Mulut Ember Tak Beretika” dan “Jagonya Angkat Telur”. Sementara di kawasan Lampriek terdapat tulisan “Jangan Samakan Kami dengan Mahasiswa Lain” serta kalimat lain bernada sindiran.
Di Simpang Tugu Mesra, spanduk bertuliskan “Golkar Dikuasai Bupati Aceh Tenggara”. Sedangkan di Jembatan Lamnyong terpasang tulisan “Bupati Agara Antikritik” dan “Otoriter”.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui pihak yang memasang spanduk-spanduk tersebut. Belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara maupun DPD I Partai Golkar Aceh terkait kemunculan spanduk itu.
Munculnya spanduk di ibu kota provinsi memunculkan perhatian publik dan beragam spekulasi mengenai alasan aksi tersebut dilakukan di Banda Aceh, bukan di Kutacane, ibu kota Aceh Tenggara. KabarAktual.id masih berupaya menghubungi pihak terkait untuk memperoleh konfirmasi dan tanggapan lebih lanjut.[]












