KabarAktual.id — Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, melakukan perombakan pejabat eselon II di lingkungan pemerintah setempat dengan melantik dan mengukuhkan 21 pejabat, Rabu (8/4/2026) malam. Pelantikan yang berlangsung di Aula Cot Trieng Kantor Bupati itu menyisakan 12 jabatan kosong.
Mutasi ini menjadi yang pertama sejak Sibral menjabat sebagai Bupati Pidie Jaya. Pergeseran tersebut mencakup sejumlah posisi strategis, mulai dari kepala dinas hingga direktur RSUD. Kontradiktif dengan itu, perombakan ini justeru membiarkan sejumlah jabatan penting masih dibiarkan kosong.
Beberapa jabatan yang dibiarkan tak terisi adalah kepala Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pertanian, BKPSDM, serta Direktur RSUD Pidie Jaya. Pejabat yang menduduki Direktur Rumah Sakit malah ditarik ke kantor bupati sebagai staf ahli.
Sibral mengungkapkan, dari total kebutuhan jabatan eselon II, masih terdapat 12 posisi yang belum terisi. “Kekosongan ini akan segera diisi melalui mekanisme seleksi terbuka (open bidding) setelah proses administrasi dan koordinasi dengan kementerian terkait selesai,” kata Sibral usai pelantikan.
Dalam perombakan tersebut, Direktur RSUD Pidie Jaya, dr Fajriman Sp.S, dicopot dari jabatannya dan dimutasi menjadi Staf Ahli Bupati. Dokter spesialis saraf itu sebelumnya sempat bersitegang dengan Wakil Bupati Pidie Jaya, Hasan Basri, tak lama setelah pasangan kepala daerah tersebut dilantik.
Sibral menegaskan, seluruh pejabat yang dilantik merupakan hasil uji kompetensi (ujikom) yang dilakukan secara objektif serta telah mendapat rekomendasi panitia seleksi. “Penempatan jabatan dilakukan berdasarkan kapasitas dan kemampuan masing-masing pejabat, tanpa unsur kepentingan pribadi maupun kelompok,” ujarnya.
Berikut pejabat eselon II yang dilantik dan dikukuhkan:
1. Said Abdullah – Kepala Dinas Syariat Islam
2. Saiful – Kepala DPMG
3. T. Samsul Bakri – Kepala Dinas Pendidikan Dayah
4. Muzakkir – Asisten Pemerintahan
5. Orizal Safitri – Asisten Perekonomian
6. Helmi – Asisten Administrasi Umum
7. Manfarijah – Staf Ahli
8. T. Muhalil – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
9. Rusli – Staf Ahli
10. Hasbi – Kepala Dinas Perindagkop
11. Fajriman – Staf Ahli
12. Yandi Yusnandar – Kepala Bappeda
13. Fajri – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan
14. Syukri – Kepala Dinas Perpustakaan
15. Dahlan – Kepala Dinas Porapar
16. Muhammad Nur – Kepala Dinas Lingkungan Hidup
17. Saifuddin – Kepala Kesbangpol
Sementara itu, empat pejabat tetap dipertahankan di posisi semula, yakni Teuku Muslem (Kepala BPKK), Eddy Azwar (Kadis Kesehatan), Rizal Fikar (Kadis Perhubungan), dan Islamuddin sebagai Kadis Pertanahan.[]












