KabarAktual.id – Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, tidak menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar pemerintah di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6/2026). Pihak Jokowi menyebut tidak menerima undangan dari istana.
Saat Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara yang juga dihadiri Ketua Dewan Pengarah BPIP sekaligus Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ma’ruf Amin, Jokowi justru berada di kediamannya di Sumber, Banjarsari, Solo.
Sejak pagi, rumah Jokowi dipadati warga yang datang memanfaatkan libur panjang Waisak untuk berfoto bersama. Mantan presiden itu tampak melayani permintaan foto warga satu per satu sebelum meninggalkan kediamannya sekitar pukul 12.33 WIB.
Ajudan Jokowi, AKBP Syarif Muhammad Fitriansyah, mengatakan hingga Senin pagi pihaknya tidak menerima undangan menghadiri upacara Hari Lahir Pancasila. “Hingga pagi hari ini kami belum menerima undangan untuk Bapak Joko Widodo menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila,” kata Syarif dalam keterangan tertulis.

Ia menegaskan tidak ada undangan yang diterima, baik dalam bentuk surat resmi maupun komunikasi lainnya. “Tidak ada undangan baik berupa surat resmi maupun komunikasi lainnya. Oleh karena itu, Bapak tidak menghadiri kegiatan tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, Upacara Hari Lahir Pancasila berlangsung di halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat. Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 09.35 WIB dan disambut Menteri Luar Negeri Sugiono serta Ketua MPR RI Ahmad Muzani.
Upacara dimulai pukul 09.45 WIB dengan formasi pasukan berbentuk lima kelompok yang melambangkan lima sila Pancasila. Prabowo bertindak sebagai inspektur upacara dan memasuki lapangan didampingi Gibran serta Megawati.
Absennya Jokowi dalam peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi perhatian publik mengingat dirinya merupakan presiden yang memimpin Indonesia selama dua periode dan baru mengakhiri masa jabatannya pada Oktober 2024. Hingga kini belum ada penjelasan resmi dari panitia mengenai alasan tidak diundangnya Jokowi dalam acara tersebut.[]












