News  

Penerima MBG Diiming-iming Bisa Dapat Bantuan Rumah, Mulai 2027

Ara dan Sudaryono membahas program sinergi bantuan rumah untuk orang tua penerima MBG

KabarAktual.id – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyiapkan sinergi program perumahan bagi orang tua penerima Makan Bergizi Gratis (MBG). Pembahasan program sinergi tersebut dilakukan Sudaryono saat menemui Ara di Kantor Kementerian PKP, Jalan Raden Patah, Jakarta Selatan, Rabu (19/8/2026).

Ara mengatakan, terdapat tiga program strategis perumahan yang akan disinergikan dengan program MBG, yakni bedah rumah, rumah subsidi, dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) perumahan.

Menurut Ara, KUR perumahan yang baru dibentuk pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga dinilai relevan bagi orang tua penerima MBG, khususnya yang menjalankan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). “KUR perumahan baru diciptakan Presiden Prabowo untuk membantu UMKM. (Kredit) Rp100 juta ke bawah tidak perlu pakai jaminan dan bunganya 6,5 persen. Dan itu saya rasa juga cocok dengan orang tua penerima daripada MBG,” ujar Ara.

Baca juga: Korban Berjatuhan … Prabowo Diminta Stop Ambisi Politik, Hentikan Program MBG !

Kementerian PKP, kata dia, akan menyiapkan kuota serta sistem penyaluran program perumahan yang dapat disinergikan dengan MBG. Pemerintah juga akan mengumpulkan data penerima yang memenuhi kriteria program.

Rencananya, sinergi program tersebut mulai dijalankan pada Februari 2027. Sementara itu, Sudaryono mengatakan banyak orang tua penerima MBG menyampaikan keluhan melalui kanal pengaduan BGN. Aduan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan MBG, tetapi juga menyangkut kondisi tempat tinggal mereka.”Ada juga (orang tua penerima MBG) yang kemudian berkeluh kesah terkait keadaan rumah. Ada yang nggak punya rumah dan lain sebagainya,” kata Sudaryono.

Ia menyebut sebagian keluarga penerima MBG tinggal di daerah yang jauh dari pusat perkotaan. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu menjadi perhatian agar mereka dapat memperoleh akses terhadap program perumahan pemerintah.

Baca juga: Makin Horor, Korban Keracunan MBG Bandung Barat Capai 842 Siswa

Sudaryono berharap tiga program perumahan tersebut dapat dimanfaatkan untuk menjawab kebutuhan hunian keluarga penerima MBG yang memenuhi persyaratan.

Selain orang tua penerima MBG, Sudaryono juga meminta Kementerian PKP mempertimbangkan penyediaan kuota khusus bagi kepala dapur atau pengelola dapur MBG. Namun, ia menegaskan, penerima tetap harus memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam masing-masing program perumahan.[]

bank aceh