News  

Safrizal Dipuji Para Bupati

Bupati Bireuen Mukhlis memuji kepemimpinan Safrizal (foto: Ist)

KabarAktual.id — Sejumlah bupati di Provinsi Aceh secara terbuka menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Posko Wilayah Aceh Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana. Penilaian positif tersebut mencuat dalam forum Focus Group Discussion (FGD) dan koordinasi lintas daerah yang digelar baru-baru ini di Takengon, Aceh Tengah.

Bupati Bireuen, H. Mukhlis, menegaskan bahwa kehadiran Posko Wilayah Aceh yang dipimpin oleh Safrizal ZA sangat krusial bagi daerah terdampak bencana. Menurutnya, keberadaan posko tersebut mempermudah koordinasi, konsultasi, dan komunikasi dengan pemerintah pusat dalam mempercepat penanganan pascabencana di wilayahnya .

“Sebagai kepala daerah di Bireuen, saya memberikan apresiasi terhadap kehadiran Satgas PRR. Kehadiran Posko Wilayah Aceh mempermudah koordinasi antara daerah dan pusat dalam konteks penanganan pascabencana,” ujar Mukhlis, Minggu (4/10/2026) .

Lebih lanjut, Mukhlis memuji kepemimpinan Safrizal yang dinilainya sebagai birokrat senior di Kemendagri yang memahami masalah secara utuh. Ia menyebut pendekatan yang dilakukan Safrizal dalam rapat koordinasi selalu santun, tertib administrasi, dan solutif terhadap berbagai kendala yang dihadapi daerah, termasuk dalam evaluasi serapan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) Tambahan dan bantuan keuangan (bankeu).

Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga. Dalam forum FGD dan Gathering Satgas PRR Pascabencana untuk wilayah Aceh di Takengon, Jumat (2/10/2026), ia menilai kinerja Satgas PRR sangat responsif dan solutif dalam mendampingi pemerintah daerah mempercepat realisasi anggaran pascabencana.

“Terus terang, Satgas PRR Kaposko Wilayah Safrizal sangat membantu kami. Mereka tidak hanya datang mencatat masalah, tetapi langsung mencari solusi. Sangat responsif dan solutif,” kata Haili Yoga dalam forum tersebut.

Sebagai bentuk konkret dari percepatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menyepakati target realisasi anggaran minimal 50 persen pada akhir Oktober 2026. Haili optimistis target itu dapat tercapai setelah berbagai hambatan teknis dan administratif diurai bersama Satgas PRR.

Dalam FGD tersebut, Kepala Posko Wilayah Satgas PRR Aceh Safrizal ZA memimpin langsung jalannya diskusi dengan agenda pemaparan perkembangan dan evaluasi penanganan pascabencana. Kehadiran Satgas PRR di tingkat wilayah diharapkan mampu mengawal proses rehabilitasi dan rekonstruksi agar berjalan lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran bagi masyarakat Aceh yang terdampak bencana.[]

bank aceh