Dari Pengkritik Kekuasaan, Rocky Gerung Kini Masuk Istana Jadi Wantimpres Prabowo

Rocky Gerung resmi menjadi bagian dari kekuasaan dengan menjadi anggota Wantimpres (foto: tangkapan layar)

KabarAktual.id – Rocky Gerung, sosok yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai pengkritik keras kekuasaan kini resmi menjadi bagian dari kekuasaan itu sendiri. Sosok yang pernah disebut presiden akal sehat itu dilantik sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (2/10/2026).

Rocky menjadi salah satu dari 24 anggota Wantimpres yang dilantik bersama Pratikno sebagai Ketua dan Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua. Pelantikan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo.

Rocky maju ke hadapan Prabowo setelah ketua dan wakil ketua Wantimpres menandatangani berita acara pelantikan. Ia kemudian membubuhkan tanda tangan sebagai anggota Wantimpres.

Masuknya Rocky ke lingkaran Istana menjadi babak baru perjalanan politiknya. Selama ini, Rocky dikenal sebagai salah satu suara paling lantang mengkritik pemerintah dan elite politik.

Ironi itu terasa semakin kuat jika melihat rekam jejak pernyataannya. Rocky pernah melontarkan istilah “bajingan tolol” dalam kritik keras terhadap Presiden Joko Widodo pada 2023. Ungkapan tersebut menjadi salah satu pernyataan Rocky yang paling kontroversial dan kemudian terus dikaitkan dengan dirinya.

Pada Februari 2025, Presiden Prabowo juga pernah mengatakan dirinya pernah disebut “bajingan tolol”. Pernyataan itu kemudian ramai dikaitkan dengan Rocky Gerung. Namun, Rocky membantah bahwa ucapan tersebut ditujukan kepada Prabowo dan menyebut persoalan itu sebagai penggiringan dari video lama.

Kini, sosok yang pada 2019 ditabalkan sebagai “Presiden Akal Sehat” justru berada di dalam lembaga yang memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden. Rocky saat itu mengatakan julukan tersebut sebagai bentuk satire terhadap pemerintahan yang berkuasa.

Setelah dilantik, Rocky mengatakan tugas Wantimpres bukan sekadar memberikan nasihat teknis, melainkan bersikap kritis terhadap arah kebijakan pemerintah. “Kalau mengkritik, dewan ini justru fungsinya kritis, bukan kritik ya, beda tuh. Kritis terhadap kebijakan,” kata Rocky seusai pelantikan.

Rocky juga mengungkapkan pesan khusus dari Prabowo. Menurut dia, Presiden menekankan bahwa Wantimpres memiliki kedudukan etis, bukan teknis, dalam memberikan pertimbangan terhadap arah kebijakan pemerintah.

Pelantikan tersebut sekaligus mempertemukan kembali dua figur yang dalam beberapa tahun terakhir berada dalam posisi politik yang berbeda: Prabowo sebagai penguasa pemerintahan dan Rocky sebagai pengkritik kekuasaan.

Kini, Rocky tidak lagi sekadar berdiri di luar Istana untuk mengomentari kekuasaan. Ia resmi duduk di dalamnya sebagai salah satu pemberi pertimbangan kepada Presiden Prabowo. Pada hari yang sama, Prabowo juga melantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI dan Fadli Tri Hartono sebagai Wakil Kepala Bakom RI.[]

bank aceh