KabarAktual.id — Bupati Aceh Besar Muharram Idris mendorong peran aktif kecamatan dalam memperkuat pelayanan publik dan mendukung pemerintahan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Untuk itu dibutuhkan kolaborasi seluruh unsur pemerintahan.
Hal itu disampaikan Muharram Idris atau Syech Muharram saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Kecamatan Tahun 2026 di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Senin (25/5/2026).
Rakor tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Aceh Besar Syukri A Jalil, Sekda Aceh Besar Bahrul Jamil, para kepala dinas, serta seluruh camat dari 23 kecamatan di Aceh Besar.
Dalam arahannya, Syech Muharram menegaskan kecamatan memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat melalui pemerintah gampong. “Kita ingin pelayanan kepada masyarakat semakin baik. Karena itu koordinasi dan kerja sama harus terus diperkuat,” kata Muharram.
Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi seluruh unsur pemerintahan agar berbagai persoalan masyarakat dapat ditangani lebih cepat dan efektif.
Pemkab Aceh Besar, kata dia, juga berencana membentuk tim kolaborasi tingkat kecamatan yang melibatkan unsur pemerintah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, serta lembaga terkait lainnya.
Tim tersebut diharapkan menjadi wadah koordinasi dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan dan penyelesaian persoalan di lapangan secara terpadu.
Selain itu, Muharram juga menekankan pentingnya penguatan pembinaan aparatur melalui program beut di tingkat kecamatan guna meningkatkan pemahaman terhadap kebutuhan masyarakat.
Ke depan, pemerintah juga akan memperkuat peran gampong melalui konsep Pageu Gampong sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan sosial masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Bupati Aceh Besar turut menyoroti sektor irigasi dan ketahanan pangan. Ia meminta para camat aktif memetakan kebutuhan wilayah, termasuk persoalan jaringan irigasi dan kendala pertanian yang dihadapi masyarakat.
Dia menegaskan, kecamatan sebagai perpanjangan tangan bupati harus aktif membangun komunikasi dengan masyarakat dan menyampaikan persoalan di wilayahnya agar pemerintah bisa menghadirkan solusi yang tepat.
Muharram juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dengan terus meningkatkan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. “Kebersihan lingkungan membutuhkan keterlibatan semua pihak. Kesadaran masyarakat harus terus dibangun agar lingkungan tetap bersih dan nyaman,” katanya.
Rakor Kecamatan 2026 tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat koordinasi dan kolaborasi antarlembaga dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.[]












