KabarAktual.id — Bupati Aceh Besar Muharram Idris menegaskan komitmennya membawa kabupaten itu meraih prestasi terbaik pada ajang PORA XV 2026 di Aceh Jaya. Untuk mewujudkan target tersebut, ia meminta seluruh elemen olahraga memperkuat kerja sama dan fokus pada pembinaan atlet.
Hal itu disampaikan Syech Muharram saat membuka Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) KONI Aceh Besar di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Sabtu (23/5/2026). “Kita berharap Aceh Besar kembali berjaya pada PORA XV dan mampu meraih hasil terbaik. Pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga,” kata Syech Muharram.
Ia juga menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar memberikan bonus kepada atlet yang berhasil mengharumkan nama daerah pada PORA mendatang. “Insya Allah kita siap memberikan bonus kepada atlet yang berprestasi. Yang terpenting para atlet mampu menunjukkan hasil yang membanggakan bagi daerah,” ujarnya.
Namun demikian, Syech Muharram mengingatkan seluruh atlet, pelatih dan pengurus olahraga agar tetap menjunjung tinggi nilai-nilai syariat Islam dalam setiap aktivitas olahraga. “Saya minta para atlet dan pengurus tetap menjaga syariat Islam, tidak meninggalkan shalat dan selalu menjaga aurat saat bertanding,” tegasnya.
Selain itu, Bupati berharap Rakerkab KONI Aceh Besar mampu melahirkan program kerja yang realistis dan memperkuat pembinaan atlet menuju PORA 2026. “Melalui Rakerda ini, saya berharap lahir berbagai rekomendasi dan program kerja yang mampu memperkuat pembinaan olahraga di Aceh Besar. Dengan kebersamaan dan kerja keras, saya optimistis target yang kita cita-citakan dapat tercapai,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua KONI Aceh yang diwakili Wakil Ketua III KONI Aceh, Mansur, mengapresiasi perhatian Pemkab terhadap dunia olahraga. Kehadiran Bupati, Wakil Bupati, pimpinan DPRK hingga unsur Forkopimda dalam pembukaan Rakerkab, disebutnya, menunjukkan komitmen kuat terhadap kemajuan olahraga daerah. “Kami berharap Aceh Besar dapat menjadi juara sejati, yakni juara yang mampu mempertahankan prestasinya,” kata Mansur.
Ia menilai pelaksanaan Rakerkab penting untuk memastikan seluruh tahapan persiapan PORA berjalan sesuai rencana sehingga tidak mengganggu program pembinaan atlet ke level yang lebih tinggi. “Banyak atlet Aceh Besar yang sudah lolos ke PORA. Karena itu, dukungan pemerintah daerah sangat dibutuhkan agar proses pembinaan dan persiapan dapat berjalan maksimal,” ujarnya.
Ketua Umum KONI Aceh Besar, Bakhtiar, menyebutkan hingga saat ini sebanyak 180 atlet telah memastikan diri lolos ke PORA XV 2026 di Aceh Jaya. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena masih ada tiga cabang olahraga yang belum mengikuti Pra PORA. “Saat ini sudah ada 180 atlet yang lolos dan masih ada tiga cabang lagi yang belum bertanding, yakni IMI, Tarung Derajat dan PBVSI atau bola voli,” jelasnya.
Di sisi lain, Ketua Panitia Cut Jarita Susanti mengatakan Rakerkab digelar untuk mengevaluasi program kerja dan menyusun program prioritas KONI Aceh Besar ke depan. “Raker juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pengurus KONI dan cabang olahraga dalam pembinaan atlet menuju PORA Aceh Jaya,” pungkasnya.[ADV]










