MUSISI muda asal Pamulang, Tangerang Selatan, Jescara resmi melepas single terbarunya berjudul Berbalik Arah pada 15 Mei 2026 di seluruh platform musik digital.
Bukan cuma sekadar lagu galau biasa, “Berbalik Arah” hadir dengan vibe akustik pop yang hangat dan emosional. Perpaduan gitar santai, piano mellow, plus lirik yang jujur bikin lagu ini terasa dekat banget dengan keresahan anak muda zaman sekarang—terutama soal insecure dan kebiasaan overthinking gara-gara media sosial.
Di lagu ini, Jescara mengangkat cerita tentang seseorang yang takut melangkah ke fase hidup berikutnya karena terlalu sibuk membandingkan dirinya dengan orang lain. Perasaan “kok hidup orang lain lebih maju ya?” atau “gue udah cukup belum sih?” jadi benang merah yang terasa relate buat banyak pendengar.
Menariknya, “Berbalik Arah” nggak cuma mengajak orang buat larut dalam rasa minder. Lagu ini justru jadi semacam reminder kalau proses hidup tiap orang beda-beda. Nggak semua hal harus diperlombakan, dan rasa takut bukan berarti harus berhenti jalan.“Kadang mimpi terbesar justru jadi sumber rasa takut paling besar,” begitu pesan yang coba disampaikan lewat lagu ini.
Secara musikal, nuansa The Overtunes dan Tulus terasa cukup kental di lagu ini. Aransemen dibuat berkembang perlahan: dimulai dari petikan gitar akustik yang intim, masuk ke sentuhan piano emosional, lalu ditutup dengan dinamika drum yang terasa uplifting dan penuh harapan.
Dalam proses produksinya, Jescara menggandeng Yuna Yunaldi sebagai produser sekaligus mixing engineer, sementara proses mastering ditangani Resha Aditya.
Yang bikin lagu ini makin personal, Jescara ternyata juga turun langsung dalam hampir seluruh proses kreatif—mulai dari penulisan lagu, aransemen, pengisian gitar, sampai backing vocal.
Buat yang lagi capek sama ekspektasi hidup atau merasa tertinggal dari orang lain, “Berbalik Arah” bisa jadi teman yang pas buat nemenin malam sambil mikir, “ternyata gue nggak sendirian.”
Kiriman: Akhmad Alfan Rahadi
Malang, Jawa Timur












