width=
News  

Tak Lazim, Kursi Gibran Pindah ke Barisan Menteri Saat Sidang Kabinet

Gibran duduk di barisan Menteri saat mengikuti sidang kabinet (foto: Ist)

KabarAktual.id – Pemandangan berbeda terlihat dalam Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Senin (20/7/2026). Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak lagi duduk sejajar dengan Presiden seperti pada sidang-sidang sebelumnya.

Dalam sidang tersebut, kursi Gibran ditempatkan di sisi kanan depan Prabowo dan berada dalam satu barisan dengan para menteri serta pejabat sekretariat kabinet. Posisi itu sejajar dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Perubahan tata letak kursi tersebut langsung mencuri perhatian karena berbeda dari pola yang selama ini diterapkan dalam Sidang Kabinet Paripurna. Sebelumnya, dalam Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Negara pada 13 Maret 2026, kursi Wakil Presiden ditempatkan berdampingan dengan Presiden. Saat itu, Gibran duduk di sisi kiri Prabowo.

Bahkan ketika sidang kabinet masih rutin dilaksanakan di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, posisi Presiden dan Wakil Presiden juga berada sejajar.

Sementara itu, Presiden Prabowo menjelaskan Sidang Kabinet Paripurna kali ini digelar untuk mengevaluasi kinerja pemerintahan menjelang dua tahun masa kerja kabinet.

Menurut Prabowo, evaluasi tersebut juga menjadi bagian dari persiapan menjelang penyampaian pidato kenegaraan sebelum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026. “Sudah secara tradisi Presiden Republik Indonesia menyampaikan sambutan beberapa hari sebelum 17 Agustus untuk menyampaikan kepada seluruh bangsa dan negara apa yang sudah dikerjakan selama satu tahun kerja itu,” kata Prabowo saat membuka sidang.

Prabowo mengatakan pemerintahan yang dipimpinnya akan memasuki usia dua tahun pada 20 Oktober 2026. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran kabinet melakukan evaluasi terhadap berbagai program yang telah dijalankan. “Tentunya kita laksanakan kabinet paripurna ini untuk kita evaluasi apa yang sudah kita kerjakan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada para menteri dan pembantunya yang dinilai telah bekerja keras selama hampir dua tahun terakhir.

Ia menilai berbagai capaian pemerintah diraih di tengah tantangan besar, baik dari kondisi global yang bergejolak maupun berbagai persoalan yang dihadapi di dalam negeri. “Kadang-kadang dengan kita bekerja sangat keras, dengan kita bekerja sangat padat, kita sendiri tidak terlalu menyadari berapa banyak yang telah kita capai dalam dua tahun pertama kita,” kata Prabowo.[]

bank aceh