News  

Mahasiswa KKN USK Bersihkan dan Cat Ulang Makam Teungku Haji Panglima Nyan Doeng

KabarAktual.id — Para mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler XXIX Kelompok 38 Universitas Syiah Kuala (USK) Tahun 2026 melaksanakan aksi gotong royong di Gampong Mee Peuduek, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, Selasa (4/8/2026). Mereka membersihkan lingkungan serta mengecat Makam Keramat Teungku Haji Panglima Nyan Doeng di desa itu.

Koordinator Desa KKN Reguler XXIX Kelompok 38 USK, Muhammad Raju Raphes Yusida, menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pelestarian situs sejarah, budaya, dan nilai-nilai religius yang menjadi bagian dari warisan masyarakat Aceh. Teungku Haji Panglima Nyan Doeng, kata dia, merupakan salah seorang pejuang Aceh yang lahir di Pante Geulima, Meureudu, wilayah yang kini masuk Kabupaten Pidie Jaya. Ia dikenal sebagai tokoh yang gigih mempertahankan tanah Aceh dari penjajahan.

Atas jasa dan perjuangannya, makam beliau ditetapkan sebagai cagar budaya dan hingga kini tetap dihormati serta dijaga oleh masyarakat. Selain memiliki nilai sejarah, makam tersebut juga menjadi tujuan ziarah masyarakat.

Dia menambahkan, warga sering datang untuk peuleuh kaoy (bernazar) maupun berziarah sebagai bagian dari tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun. Karena itu, kebersihan dan kenyamanan kawasan makam dinilai penting agar para peziarah dapat beribadah dan berkunjung dengan nyaman tanpa mengurangi kelestarian situs bersejarah tersebut.

Melalui kegiatan pembersihan dan pengecatan, mahasiswa KKN bersama masyarakat berupaya menjaga kebersihan, keindahan, dan kelestarian kawasan makam sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa-jasa Teungku Haji Panglima Nyan Doeng. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus mendukung upaya pelestarian cagar budaya di Kabupaten Pidie Jaya.

Muhammad Raju berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat semangat gotong royong serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga warisan sejarah. “Semoga Makam Keramat Teungku Haji Panglima Nyan Doeng tetap terawat sebagai salah satu cagar budaya yang memiliki nilai sejarah, budaya, dan edukasi bagi generasi sekarang maupun mendatang,” ujarnya.[]

bank aceh