News  

Dinsos Aceh Tingkatkan Literasi Kesehatan ASN Melalui Edukasi Bantuan Hidup Dasar dan Diabetes

Dinsos Aceh tingkatkan literasi kesehatan

KabarAktual.id – Dinas Sosial Aceh terus memperkuat kualitas SDM melalui peningkatan literasi kesehatan bagi ASN-nya. Upaya tersebut, antara lain, dilakukan melalui kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Layanan Kesehatan Dinas Sosial Aceh bertema “Peningkatan Literasi Kesehatan melalui Edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan Gangguan Lambung pada Diabetes Melitus Tipe 2” yang digelar di Aula Dinas Sosial Aceh, Kamis (2/7/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Dinas Sosial Aceh, Michael Oktaviano, S.STP, mewakili Kepala Dinas Sosial Aceh. Turut hadir Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Isnandar, A.Ks., M.Si., Kepala Subbagian Hukum dan Kepegawaian Umum, Agusni, SE, serta para pegawai di lingkungan Dinas Sosial Aceh.

Dalam sambutannya, Michael menegaskan bahwa kesehatan merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kinerja aparatur pemerintah. ASN yang sehat, menurut dia, akan mampu memberikan pelayanan publik secara optimal, profesional, dan berkelanjutan.

Dikatakan, pelayanan kepada masyarakat tidak hanya ditentukan oleh kompetensi dan integritas, tetapi juga oleh kondisi kesehatan para aparatur. “Karena itu, peningkatan literasi kesehatan menjadi investasi yang sangat penting bagi setiap ASN agar mampu menjaga kesehatan diri, keluarga, sekaligus memiliki kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan,” kata Michael.

Ia menambahkan, pemahaman mengenai Bantuan Hidup Dasar (BHD) merupakan keterampilan dasar yang perlu dimiliki setiap pegawai karena dapat membantu menyelamatkan nyawa seseorang sebelum mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Dia berharap ilmu yang diperoleh hari ini tidak berhenti di ruang pelatihan, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. “Kemampuan memberikan pertolongan pertama dan pemahaman mengenai pencegahan penyakit merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama sekaligus bagian dari budaya kerja yang sehat dan produktif,” ujarnya.

Michael juga menyampaikan apresiasi kepada tim medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Zainoel Abidin Banda Aceh yang telah berkolaborasi memberikan edukasi kesehatan kepada pegawai Dinas Sosial Aceh.Dalam kegiatan tersebut, tiga narasumber dari RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh menyampaikan materi sesuai bidang keahlian masing-masing.

Dokter spesialis penyakit dalam, dr. Andrie Gunawan, Sp.PD, FINASIM, memaparkan materi mengenai gangguan lambung pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Ia menjelaskan bahwa diabetes tidak hanya memengaruhi kadar gula darah, tetapi juga dapat berdampak pada sistem pencernaan sehingga memerlukan pengendalian penyakit melalui pola hidup sehat, kepatuhan terhadap terapi, dan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Sementara itu, Ners Muhammad Rizal, S.Kep., memberikan edukasi tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD). Pada sesi tersebut peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan dasar dalam memberikan pertolongan pertama kepada korban henti napas maupun henti jantung sebelum mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Materi lainnya disampaikan oleh Neneng Desiana, SKM., MPH yang memaparkan berbagai layanan unggulan RSUD dr. Zainoel Abidin, termasuk alur pelayanan dan kemudahan akses layanan kesehatan bagi masyarakat.Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti setiap sesi dengan antusias. Diskusi interaktif antara narasumber dan peserta turut mewarnai kegiatan, terutama terkait upaya pencegahan penyakit, penanganan kondisi darurat, serta pemanfaatan layanan kesehatan secara optimal.

Melalui kegiatan ini, Dinas Sosial Aceh berharap para pegawai semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan publik. ASN yang memiliki pengetahuan kesehatan yang baik juga diharapkan dapat menjadi agen edukasi di lingkungan kerja, keluarga, dan masyarakat.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Dinas Sosial Aceh dalam membangun budaya kerja yang sehat, tanggap, dan profesional guna mendukung terwujudnya pelayanan publik yang berkualitas melalui aparatur yang kompeten, produktif, dan berdaya saing.[ADV]

bank aceh