News  

Pemerintah Aceh Percepat Alih Kelola RSUD Cut Meutia ke Pemko Lhokseumawe

KabarAktual.id — Pemerintah Aceh mempercepat proses peralihan kepemilikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Meutia dari Pemerintah Kabupaten Aceh Utara kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe. Langkah itu ditempuh agar pelayanan kesehatan dan program revitalisasi rumah sakit dari pemerintah pusat tidak terhambat.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) meminta proses tersebut segera dituntaskan. “Semakin cepat selesai semakin baik, sehingga dapat memaksimalkan pelayanan kesehatan,” kata Mualem, Rabu (29/7/2026).

Juru Bicara Pemerintah Aceh Nurlis Effendi mengatakan Gubernur telah menginstruksikan Sekretaris Daerah Aceh M Nasir Syamaun untuk mempertemukan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Pemerintah Kota Lhokseumawe, serta Kementerian Kesehatan. Pertemuan berlangsung di Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Rabu.

Nasir mengatakan pembahasan peralihan RSUD Cut Meutia sebenarnya telah berlangsung sejak lama, namun belum mencapai kesepakatan. Menurutnya, penyelesaian persoalan itu kini semakin mendesak karena berkaitan dengan program revitalisasi dan modernisasi rumah sakit yang dijalankan pemerintah pusat.

Ia menjelaskan, Kementerian Kesehatan hanya mengalokasikan program tersebut untuk satu rumah sakit di setiap daerah. Sementara Kabupaten Aceh Utara memiliki dua RSUD, yakni RSUD Cut Meutia yang berada di Kota Lhokseumawe dan RSUD dr. Muchtar Hasbi di Lhoksukon. “Kalau tidak diselesaikan, salah satu rumah sakit bahkan keduanya berpotensi tidak mendapatkan bantuan,” ujar Nasir.

Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Prof Dr Asnawi Abdullah, yang mengikuti rapat secara daring, menyarankan agar RSUD Cut Meutia dialihkan kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe. Menurutnya, langkah itu memungkinkan kedua daerah memperoleh dukungan pengembangan rumah sakit dari Kementerian Kesehatan.

Asnawi mengatakan sebagai bentuk kompensasi, Kementerian Kesehatan siap mendukung pengembangan RSUD dr. Muchtar Hasbi, termasuk peningkatan akreditasi rumah sakit tersebut.

Pemerintah Kabupaten Aceh Utara pada prinsipnya tidak menolak usulan tersebut. Asisten II Setdakab Aceh Utara M Nasir mengatakan daerahnya hanya meminta agar revitalisasi RSUD dr. Muchtar Hasbi dilakukan lebih dahulu sebelum penyerahan RSUD Cut Meutia kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe.

Sementara itu, Wali Kota Lhokseumawe Sayuti menyambut baik rencana peralihan tersebut. Keberadaan RSUD di bawah pengelolaan pemerintah kota, dinilainya, akan memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Menurut Sayuti, Lhokseumawe menjadi satu-satunya daerah di Aceh yang belum memiliki RSUD, sedangkan Aceh Utara memiliki dua rumah sakit daerah. Karena itu, ia berharap proses peralihan dapat segera diselesaikan seiring pelaksanaan program revitalisasi rumah sakit oleh pemerintah pusat.

Menutup rapat, Sekda Aceh M Nasir Syamaun menyatakan mekanisme kompensasi untuk Aceh Utara masih akan dibahas bersama. Ia berharap skema tersebut dapat segera disepakati agar proses peralihan RSUD Cut Meutia tidak kembali tertunda.[]

bank aceh