TAK apa dolar tembus Rp20 ribu. Tak apa harga beras, cabai, dan minyak goreng terus…
Ramadhan Al Faruq34 Pos
Hardiknas, Ijazah, dan Ironi Guru PKKK
PERNYATAAN Joko Widodo (saat jabat presiden beberapa waktu lalu) masih segar di ingatan publik. “Bukan…
Aktivisme; Iman yang Turun ke Jalan
SAYA membaca postingan yang direpost oleh seorang teman yang sering saya sebut sebagai “intelektual langka”….
Dilema Sekolah Kita … Terjebak Seremoni, bukan Fokus Mutu
SUATU sore di sebuah warung kopi pinggir kampung, saya berbincang dengan seorang bapak yang saya…
Euforia SNBP; Prestasi Semu di Balik Isu Cuci Rapor
SEKOLAH-sekolah di Aceh dengan bangga mempublikasikan jumlah siswa yang lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP)…
Kritik sebagai Kepedulian: Menjaga Akuntabilitas Pendidikan di Aceh Besar
“Haba mangat jeut keu penyaket, haba pheit jeut keu penawa.” Pepatah Aceh ini mengajarkan bahwa…
Desa Merdeka, Kenapa tidak?
Beberapa malam lalu, di warung kopi—ruang paling jujur bagi orang Aceh untuk bertukar pikiran—seorang kawan…
PRABOWO DAN JERAT LAPORAN PALSU
PERCAKAPAN ringan di warung kopi pagi itu terasa getir. “Ka dipengeut lom Prabowo le awak…
Aristotaliterianisme Membayangi Demokrasi Kita
“Apa yang bisa diharapkan dari sipil dan kebebasannya?” ujar seorang teman sambil menunjukkan berita tentang…
Silap Mata Putoh Taku; Mengapa Sekolah tak Disiplin Mudah Gagal?
DALAM beberapa waktu terakhir, dunia sering menyaksikan bagaimana operasi intelijen modern mampu menembus sistem keamanan…
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
