Di Sini Sulit … Harus Bayar Ratusan Juta, Gadis Ini Pilih Jadi Tentara AS

Gadis Indonesia pilih jadi tentara AS (foto: tangkapan layar)

KabarAktual.id — Pengakuan seorang perempuan warga negara Indonesia (WNI), Kezia Syita, yang kini bergabung dengan Army National Guard Amerika Serikat (AS), viral di media sosial TikTok. Dalam unggahan yang beredar luas, gadis ini mengungkap rahasia kenapa dia memilih jalur militer di luar negeri.

Seperti dilansir dari akun @eburacum, Kamis (22/1/2026), gadis berjilbab mengenakan seragam militer AS itu menilai proses menjadi tentara di Indonesia sangat sulit dan membutuhkan biaya besar.
“Jadi tentara di Indonesia itu susah. Harus bayar ratusan juta,” ujar Kezia dalam video yang dikutip warganet dan menuai beragam respons publik.

Kezia juga menegaskan tidak mempermasalahkan apabila Pemerintah Indonesia mencabut status kewarganegaraannya. Ia mengaku telah mantap meniti karier militer di luar negeri, dengan alasan gaji yang lebih besar serta tantangan yang menurutnya lebih sesuai dengan minat dan karakter pribadinya.

Meski demikian, Kezia menyatakan tidak berniat menetap permanen sebagai tentara asing. Setelah menyelesaikan karier militernya di luar negeri, ia mengaku ingin kembali ke Indonesia dan menjalani kehidupan sebagai warga sipil.

Kezia Syita

Di tengah viralnya pernyataan tersebut, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menegaskan bahwa keterlibatan Kezia sebagai tentara asing harus diverifikasi terlebih dahulu. Menurutnya, secara prinsip WNI tidak diperbolehkan bergabung dengan kesatuan militer asing tanpa izin Presiden.

“Itu harus diverifikasi terlebih dahulu, kebenarannya. Prinsipnya setiap WNI tidak boleh bergabung dengan kesatuan tentara asing kecuali atas izin Presiden,” kata Supratman saat dihubungi, Kamis (22/1/2026).

Supratman menjelaskan, apabila terbukti bergabung dengan tentara asing tanpa izin Presiden, maka yang bersangkutan otomatis kehilangan status kewarganegaraan Indonesia. Konsekuensinya, pemerintah dapat melakukan pencabutan dokumen perjalanan, termasuk paspor.

Menurut Menkum, kalau bergabung tidak dengan izin Presiden maka kewarganegaraan WNI yang bersangkutan otomatis hilang. “Setelah didapatkan bukti-bukti, bisa ditindaklanjuti oleh Kementerian Imigrasi untuk pencabutan dokumen perjalanan,” ujarnya.

Sebelumnya, video Kezia yang diantar oleh ibunya di bandara menjadi perhatian para netizen. Sosok tersebut diketahui adalah Kezia Syita, WNI asal Tangerang, Banten, yang kini berusia 20 tahun.

Kezia merupakan bagian dari keluarga diaspora Indonesia yang menetap di negara bagian Maryland, Amerika Serikat, sejak pertengahan 2023 dengan status green card. Status tersebut membuka akses legal baginya untuk menempuh pendidikan sekaligus pilihan karier di AS.

Ibunda Kezia, Safitri, mengatakan keputusan putrinya bergabung dengan Army National Guard tidak diambil secara mendadak. Prosesnya melalui diskusi panjang dalam keluarga dengan mempertimbangkan pendidikan, masa depan, serta kesiapan mental.

“Motivasi utamanya adalah pendidikan, pembentukan karakter, dan pengembangan diri. Karena tinggal dan bersekolah di Amerika, Kezia memilih jalur yang tersedia secara legal di sana,” ujar Safitri, dikutip dari Kompas.com, Rabu (21/1/2026).

Safitri mengaku bangga dengan pilihan anaknya, meski tetap menyimpan rasa cemas. Namun, keluarga meyakini Kezia berada dalam sistem yang resmi, profesional, dan terstruktur.

Viralnya pengakuan Kezia soal sulitnya menjadi tentara di Indonesia pun memicu perdebatan publik, mulai dari isu rekrutmen militer, transparansi, hingga perbandingan peluang karier antara dalam dan luar negeri.[]

Logo Korpri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *