Akademisi Kritik Keras Pemerintah soal Kasus Air Keras, Singgung Kelayakan Pimpin Negara
KabarAktual.id — Analis sosial-politik Ubaidillah Badrun melontarkan kritik keras terhadap pemerintah terkait penanganan kasus penyiraman air keras yang hingga kini dinilai belum mampu mengungkap aktor intelektual di balik peristiwa tersebut.
Dalam pernyataannya yang dikutip dari media sosial, Kamis (26/3/2026), mantan aktivis reformasi 1998 itu menilai ketidakmampuan mengungkap dalang utama kasus itu menjadi indikator serius atas kinerja pemerintah.
Akademisi ini menyebut, jika aparat penegak hukum tidak mampu membongkar aktor intelektual dari kasus yang dinilainya “terang benderang”, maka hal tersebut patut dipertanyakan. “Kasus ini banyak bukti, termasuk rekaman CCTV. Kalau tidak terungkap, ini menjadi aneh,” ujarnya.
Ubaidillah membandingkan dengan sejumlah kasus lain seperti narkotika dan judi online yang menurutnya lebih kompleks namun tetap bisa diungkap oleh aparat.
Menurut dia, kegagalan dalam mengungkap pelaku utama justru menunjukkan adanya persoalan mendasar dalam sistem penegakan hukum saat ini.
Lebih jauh, ia menyatakan kondisi tersebut dapat berimplikasi pada penilaian publik terhadap legitimasi pemerintah dalam memimpin negara. “Kalau tidak mampu membongkar aktor intelektualnya, maka wajar jika muncul anggapan bahwa pemerintah tidak layak memimpin republik ini,” katanya.
Ia juga menilai telah terjadi banyak pelanggaran yang memperkuat kritik terhadap pemerintah saat ini. Pernyataan tersebut memperkuat desakan publik agar aparat segera mengungkap tuntas pelaku utama dalam kasus penyiraman air keras yang menuai kecaman luas.[]












