News  

Diduga Kesulitan Anggaran, RSUZA Krisis Obat

RSUZA (foto: Ist)

KabarAktual.id — RSUZA Banda Aceh mulai mengalami krisis obat selama beberapa bulan terakhir. Berbagai jenis obat yang sangat dibutuhkan pasien tidak tersedia di unit farmasi rumah sakit andalan masyarakat Aceh tersebut.

Sejumlah pasien yang berobat rutin ke RSUZA diminta oleh pihak rumah sakit agar membeli sendiri obat yang dibutuhkan di luar. “Gak ada stok,” ujar seorang pasien menirukan petugas farmasi.

Kondisi tersebut sangat mencemaskan pasien ketergantungan obat. Apalagi mereka yang hanya bisa mengandalkan BPJS. “Kondisi ini sangat memberatkan,” kata warga Banda Aceh tersebut, Rabu (4/2/2026).

Ironisnya, dugaan krisis anggaran mendera rumah sakit yang menjadi satu-satunya pusat rujukan andalan masyarakat Aceh terjadi di saat Gubernur Muzakir Manaf memimpin Aceh. Padahal, mantan Panglima GAM itu berulang kali menegaskan bahwa dia ingin meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selama ini, RSUZA dijadikan pilihan paling pamungkas untuk berbagai kebutuhan pengobatan masyarakat terutama mereka dari golongan menengah ke bawah dari seluruh Aceh. Karena itu, pasien dari berbagai daerah selalu dirujuk ke RSUZA. Salah satu alasannya karena di sini tersedia obat, peralatan, dan tenaga medis yang lengkap.

Setelah mengalami krisis obat, masyarakat mulai kebingungan saat hendak mendapatkan layanan di rumah sakit itu.

Dari informasi yang diterima Redaksi KabarAktual.id, belakangan bukan hanya terjadi krisis obat. RSUZA juga tidak menyediakan lagi kain kafan untuk pasien yang meninggal dunia. “Kemarin saudara saya meninggal, juga tidak diberikan kain kafan. Setelah dimandikan langsung dibawa pulang,” ujar seorang tenaga medis di sana.

KabarAktual.id telah meminta tanggapan pihak manajemen RSUZA melalui humasnya, Rahmadi, lewat pesan tertulis terkait dugaan krisis anggaran yang menimpa RSUZA. “Nanti saya konfirmasi dulu,” ujarnya singkat. Rahmadi tak kunjung memberi penjelasan lebih lanjut hingga artikel ini tayang.[]

Logo Korpri Logo Korpri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *