News  

Polisi Jemput Gadis Aceh Korban TPPO di Malaysia

Gadis di bawah umur asal Aceh yang jadi korban TPPO dijemput dari Malaysia (foto: Ist)

KabarAktual.id – Gadis Aceh berinisial PAF (14 tahun, sebelumnya tertulis 17) yang jadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Malaysia dipulangkan. Sejumlah personel dari Polda Aceh dan Polresta Banda Aceh bergerak cepat menjemput gadis ini ke negeri seberang.

Seperti diberitakan sebelumnya, PAF jadi korban penipuan oknum agen penyalur TKW asal Aceh. Pelaku yang belum terindentifikasi itu mengubah umur gadis asal sebuah desa di Aceh Barat (sebelumnya tertulis Pidie) menjadi 24 tahun. PAF kemudian dijual dengan harga RM 25 ribu kepada agen di Malaysia. 

Dirreskrimum Polda Aceh Kombes Ade Harianto membenarkan informasi pemulangan PAF. Dikatakan, korban TPPO itu dijemput oleh personel Subdit Renakta Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Aceh bersama Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Banda Aceh.

Ade Harianto menjelaskan, korban masih berusia 14 tahun, merupakan warga Aceh Barat. Gadis ini langsung dijemput di Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), Kuala Lumpur, pada Jumat 3 Januari 2025. “Korban telah tiba di Banda Aceh pada Sabtu, 4 Januari 2025, pukul 08.15 WIB. Saat tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda, pihak imigrasi dan BP2MI Aceh juga turut menjemput,” ujarnya, Senin (6/1/2025).

Dijelaskan, pihak kepolisian segera mengambil keterangan korban untuk kepentingan penyelidikan atas dugaan TPPO yang sebelumnya sempat viral di media sosial. “Penjemputan dilakukan untuk kepentingan penyelidikan. Nanti, penyidik juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk penyediaan rumah aman bagi korban,” ucapnya.

Pejabat Polda Aceh ini menyampaikan terima kasih kepada Kedubes RI di Malaysia yang telah memberikan informasi, juga membantu proses penjemputan korban hingga tiba di Aceh. Kepada para orang tua, diimbau, agar mengawasi anak-anaknya sehingga tidak menjadi korban TPPO.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *