KabarAktual.id – Universitas Syiah Kuala (USK) kembali mencatat prestasi di tingkat global setelah berhasil masuk dalam 21 persen universitas terbaik dunia untuk kategori tujuan mahasiswa internasional versi Study Abroad Aide, yang dirilis pada 2026.
Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian tersebut. Ia menyebut prestasi ini menjadi bukti komitmen USK dalam meningkatkan kualitas akademik dan memperkuat jejaring global.
“Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen USK dalam meningkatkan kualitas akademik, memperluas jejaring global, serta menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif dan berdaya saing internasional,” kata Marwan di Banda Aceh, Kamis (20/2/2026).
Ia menjelaskan, capaian tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024, Study Abroad Aide menempatkan USK dalam 22 persen universitas terbaik dunia pada kategori yang sama.
Menurutnya, peningkatan peringkat ini menunjukkan semakin kuatnya daya tarik USK di mata mahasiswa internasional. Hal itu didukung oleh program akademik berkualitas, layanan internasional yang memadai, serta lingkungan kampus multikultural yang kondusif.“Prestasi ini juga memberikan manfaat besar bagi calon mahasiswa yang mencari institusi pendidikan tinggi berkualitas di luar negeri dengan reputasi internasional yang kuat,” ujarnya.
Selain itu, di tingkat nasional, USK menempati peringkat ke-21 dari 149 perguruan tinggi di Indonesia dalam kategori mobilitas mahasiswa internasional. Posisi tersebut mempertegas daya saing USK di antara perguruan tinggi nasional serta menunjukkan kesiapan kampus dalam membangun lingkungan akademik berstandar global.
Marwan menambahkan, capaian ini diharapkan dapat memotivasi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan memperkuat peran USK di tingkat nasional maupun internasional.
“Prestasi ini diharapkan semakin memotivasi seluruh sivitas akademika USK untuk terus berinovasi, meningkatkan mutu pendidikan, serta memperkuat peran USK sebagai pusat keunggulan akademik di tingkat nasional dan internasional,” katanya.
Saat ini, USK memiliki sekitar 130 mahasiswa internasional yang berasal dari berbagai negara, seperti Filipina, Thailand, Malaysia, Tajikistan, Pakistan, Libya, India, Korea Selatan, Palestina, hingga sejumlah negara di Afrika dan Pasifik.
Untuk mendukung internasionalisasi, USK menjalankan berbagai program, antara lain Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), pertukaran mahasiswa inbound dan outbound, Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional, International Summer Course, International Summer Camp, short program internasional, serta promosi akademik global.












