KabarAktual.id — Gubernur Aceh Muzakir Manaf memberhentikan Azwardi Abdullah dari jabatan Kepala Sekretariat Mejelis Pendidikan Aceh (MPA). Sebuah informasi menyebut, penonaktifan mulai berlaku sejak Jumat, 23 Januari 2026.
Informasi berakhirnya tugas Azwardi sebagai Kepala Sekretariat MPA diketahui dari sebuah sumber di internal Pemerintah Aceh. “Pak Azwardi sudah tidak lagi di MPA,” sebut sumber media ini, Sabtu (24/1/2026).
Baca juga: Mualem Usulkan Mutasi 4 Pejabat Eselon II, Satu Dipasok dari Aceh Utara
Bocoran yang diperoleh yang diperoleh media ini menyebutkan, mantan Plt Sekda Aceh itu pun sudah menyampaikan permohonan maaf kepada gubernur, Wagub, Sekda, asisten Setda, dan para kepala SKPA. Permohonan maaf disampaikan secara tertulis seiring berakhirnya amanah yang diberikan gubernur kepada dirinya sebagai kepala Sekretariat MPA.
Ramai yang menyebut Azwardi termasuk salah satu pejabat yang kariernya moncer pada masa kepemimpinan Pj Gubernur Bustami Hamzah. Selain sempat menduduki jabatan Plt Sekda, Azwardi juga sempat menikmati posisi sebagai salah satu Pj bupati dan komisaris Bank Aceh.
Dengan disingkirkannya Azwardi, disebut-sebut, semakin sedikit “kader” Bustami Hamzah di pemerintah Aceh. Beberapa nama yang direkam publik, antara lain, Reza Saputra (kepala BPKA) dan Restu Andi Surya (Staf Ahli Gubernur Aceh).

Azwardi yang dikonfirmasi, Sabtu (24/1/2026) pagi, tidak menanggapi pertanyaan terkait penonaktifan dirinya dari jabatan kepala Sekretariat MPA. Hingga artikel ini tayang, dia menjawab pertanyaan yang disampaikan secara tertulis melalui nomor WhatsApp.
Demikian pula Juru Bicara Pemerintah Aceh Muhammad MTA, juga tidak merespon konfirmasi terkait permasalahan yang sama.[]












