News  

Rp17,44 Miliar THR dan Gaji ke-13 Guru Aceh Besar Diduga Menguap

Usman Lamreung

KabarAktual.id – Dugaan penyimpangan anggaran kembali mencuat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar. Dana sebesar Rp17,44 miliar yang diperuntukkan bagi pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 guru dilaporkan belum diterima, meski dalam sistem tercatat telah direalisasikan.

Informasi ini diungkap oleh sumber internal di lingkungan Pemkab Aceh Besar yang meminta identitasnya dirahasiakan. Ia menyebut anggaran tersebut berasal dari pemerintah pusat dan telah masuk ke kas Dinas Pendidikan (Disdik) sejak Desember 2025.

Logo Korpri

Namun, hingga kini para guru disebut belum menerima hak mereka. “Di sistem terbaca sudah direalisasikan oleh pihak kabupaten. Padahal faktanya kami belum menerima transfer. Pertanyaannya, ke mana dana sebesar Rp17,44 miliar itu mengalir?” ujar sumber tersebut.

Kondisi ini memunculkan dugaan adanya praktik penyimpangan dalam pengelolaan anggaran, termasuk kemungkinan dana dialihkan untuk kepentingan lain.

Pengamat kebijakan publik, Dr. Usman Lamreung, menilai ada sejumlah skenario yang bisa terjadi dalam kasus ini. Salah satunya adalah pengalihan dana atau penundaan pencairan dengan tujuan tertentu.

“Bisa saja anggaran itu dialihkan untuk kebutuhan lain, atau bahkan diendapkan dalam bentuk deposito untuk memperoleh keuntungan dari jasa bank,” kata Usman, Senin (23/3/2026).

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar, Rahmawati, telah dihubungi untuk dimintai klarifikasi terkait dugaan tersebut. Namun, hingga berita ini ditayangkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.

Kasus ini berpotensi menambah daftar panjang persoalan tata kelola keuangan daerah, khususnya yang menyangkut hak tenaga pendidik. Publik kini menanti transparansi dan langkah tegas dari aparat penegak hukum untuk menelusuri aliran dana tersebut.[]

Logo Korpri Logo Korpri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *