KabarAktual.id — Tim mahasiswa Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala (USK) meraih penghargaan Best Innovation pada kategori Precision Agriculture and Digital Farming dalam ajang FertInnovation Challenge 2025 yang digelar PT Pupuk Indonesia (Persero).
Penghargaan tersebut diumumkan pada Awarding Night di Ballroom Sei Selayur, Gedung PT Pupuk Indonesia (Persero), Jakarta, dan dihadiri jajaran direksi, dewan juri, serta pelaku industri pertanian nasional.
Mereka dipimpin Ilham selaku team leader, bersama Muhammad Faizil sebagai product and UI designer, serta M. Ghailan Dhiaulhaq sebagai electrical integration specialist. Tim ini dibimbing oleh dosen Teknik Elektro USK, Aulia Rahman, S.T., M.Sc.
Dalam kompetisi tersebut, tim USK mengusung inovasi sistem pemantauan dan diagnosis tanaman nilam berbasis sensor dan kecerdasan buatan (AI). Teknologi ini dirancang untuk mendeteksi dini gangguan tanaman dan kondisi tanah secara real-time, sekaligus memberikan rekomendasi budidaya berbasis data.
“Kami merancang inovasi ini berdasarkan permasalahan yang dihadapi petani di lapangan. Sistem ini membantu petani mengambil keputusan secara cepat dan presisi untuk meningkatkan produktivitas,” ujar Ilham.
Dosen pembimbing, Aulia Rahman, mengapresiasi capaian tersebut dan menilai inovasi mahasiswa USK memiliki potensi implementasi luas di sektor pertanian. Menurutnya, prestasi ini menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam menghasilkan teknologi terapan yang aplikatif.
FertInnovation Challenge 2025 mengusung tema Cultivating Innovation, Achieving Food Self-Sufficiency. Kompetisi dua tahunan ini diikuti 889 proposal inovasi dari berbagai institusi di Indonesia, dengan empat kategori utama, yakni Climate Resilience, AI-Driven Innovation, Plant Engineering, dan Precision Agriculture.
Atas capaian tersebut, inovasi mahasiswa USK berpeluang masuk tahap pengujian lapangan dan inkubasi lebih lanjut oleh PT Pupuk Indonesia (Persero), sekaligus memperkuat kontribusi generasi muda dalam transformasi digital sektor pertanian nasional.












