KabarAktual.id – Ustadz Abdul Somad (UAS) mengajak masyarakat untuk meniru kebaikan Nyak Sandang yang telah memberi emasnya sebagai bagian modal untuk pembelian pesawat RI pertama.
“Ketika bangsa ini berpikir bagaimana makan, berpakaian, bagaimana menutup kulit dari matahari, orang Aceh sudah berpikir memberikan emasnya untuk perjuangan bangsa ini. Bukan membeli bambu runcing atau senapan angin, dia beli pesawat,” kata UAS, disambut teriakan ‘Allahu Akbar’ dari para ulama di sebuah ruangan hotel Hotel Grand Aceh Syariah, Banda Aceh, Minggu (25/11/2018) malam.
UAS berada di sana dalam rangka ikut menghadiri soft launching lembaga donasi ‘Rumoh Umat’ sambil menunggu jadwal berceramah di Masjid Raya Baiturrahman. Pada kesempatan itulah, UAS menyempatkan diri bertemu dengan Nyak Sandang, pemilik obligasi pembelian pesawat Seulawah RI 001.
Menurut UAS, ada banyak orang di luar sana yang berbicara banyak tentang sedekah, tapi dalam kesehariannya tak pernah bersedekah. UAS menyatakan kekagumannya terhadap Nyak Sandang yang dinilai pantas disebut ikon kedermawanan Aceh.
Sementara Nyak Sandang, kata UAS, meskipun tak mampu berteriak keras, namun emasnya sudah menggelegar di atas langit Tanah Air. “Dialah ikon yang telah menolong negeri ini dengan hartanya. Jadi jangan ajari orang Aceh atau orang Sumatera tentang cinta tanah air. Hari ini orangnya masih hidup menjadi saksi sejarah,” ujar Ustadz Abdul Somad.
Abdul Somad mengajak masyarakat untuk meniru kebaikan Nyak Sandang yang telah memberi emasnya untuk pembelian pesawat RI pertama.
Acara jamuan makan malam di hotel tersebut juga dihadiri Ketua HUDA terpilih Tgk HM Yusuf A Wahab alias Tu Sop, Waled Nu, Ketua Umum Rumôh Umat Tgk Mustafa Husen.[]